Penulis : Dinda Amalia Azahra
Guru TK Sako YBIS
بسم الله الرحمن الرحيم
Alhamdulillahi rabbil ‘alamin, ash-shalatu wassalamu ‘ala asyrafil anbiyaa-i wal mursalin, Nabiyyina Muhammadin wa ‘ala aalihi wa shahbihi ajma’in. Amma ba’du.
Nabi Muhammad ﷺ adalah teladan yang paling sempurna dalam seluruh aspek kehidupan, termasuk dalam hal parenting. Beliau menunjukkan bagaimana menjadi orang tua yang penuh kasih sayang, sabar, dan bijaksana dalam mendidik anak-anak. Dengan mengikuti prinsip-prinsip parenting Nabi Muhammad ﷺ, orang tua dapat membentuk karakter dan perilaku anak-anak yang positif, serta membantu mereka menjadi pribadi yang baik dan berakhlak mulia. Di rumah, peran orang tua sangat krusial dalam membentuk adab dan akhlak anak. Orang tua adalah contoh pertama dan utama bagi anak-anak mereka.
Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,
مَا نَحَلَ وَالِدٌ وَلَدًا مِنْ نَحْلٍ أَفْضَلَ مِنْ أَدَبٍ حَسَنٍ
“Tiada suatu pemberian yang lebih utama dari orang tua kepada anaknya selain pendidikan yang baik.” (HR. Al-Hakim)
Berikut beberapa prinsip parenting Nabi Muhammad ﷺ yang dapat dijadikan teladan :
Nabi Muhammad ﷺ dikenal sebagai orang yang penuh kasih sayang dan empati terhadap anak-anak. Beliau selalu menunjukkan perhatian dan kasih sayang kepada anak-anak, serta memahami kebutuhan dan perasaan mereka.
Sebagaimana Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,
لَيْسَ مِنَّا؛ مَنْ لَمْ يَرْحَمْ صَغِيرَنَا
“Bukanlah termasuk golongan kami, orang yang tidak menyayangi anak kecil.” (HR. Tirmidzi no. 1919)
Memberikan kasih sayang dan perhatian kepada anak-anak dapat membantu mereka merasa aman dan nyaman.
Nabi Muhammad ﷺ menekankan pentingnya pendidikan akhlak dalam membentuk karakter anak-anak. Beliau mengajarkan anak-anak untuk memiliki akhlak yang baik, seperti jujur, sabar, dan bertanggung jawab. Dan akhlak yang mulia inilah yang menjadikan beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam dijuluki dengan Al-Amin. Dari sini kita bisa mengetahui bahwa akhlak itu bukan masalah yang sepele.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bahkan bersabda,
أَكْمَلُ الْمُؤْمِنِيْنَ إِيْمَانًا أَحْسَنُهُمْ خُلُقًا
“Orang mukmin yang paling sempurna imannya adalah yang paling bagus akhlaknya.” (HR. At-Tirmidzi)
Nabi Muhammad ﷺ adalah teladan yang baik bagi anak-anak. Beliau menunjukkan bagaimana menjadi pribadi yang baik, jujur, dan bertanggung jawab, sehingga anak-anak dapat mencontoh perilaku Beliau.
Allah ta’ala berfirman,
لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِيْ رَسُوْلِ اللّٰهِ اُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِّمَنْ كَانَ يَرْجُوا اللّٰهَ وَالْيَوْمَ الْاٰخِرَ وَذَكَرَ اللّٰهَ كَثِيْرًا
“Sungguh, pada (diri) Rasulullah benar-benar ada suri teladan yang baik bagimu, (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari Kiamat serta yang banyak mengingat Allah.” (QS. Al-Ahzab : 21)
Menjadi teladan yang baik bagi anak-anak dapat membantu mereka memahami nilai-nilai positif dan sangat berguna untuk kehidupan mereka.
Nabi Muhammad ﷺ tidak pernah memarahi atau menghukum anak-anak secara berlebihan, namun lebih memilih untuk memberikan pendidikan dan bimbingan yang baik. Karena sabar merupakan salah satu ciri orang yang beriman.
Sesuai dengan Firman Allah dalam Surah Al-Baqarah : 153
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلاةِ إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ
“Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.”
Dengan memahami parenting Nabi Muhammad ﷺ, orang tua dapat lebih siap dalam menghadapi tantangan parenting dan membentuk anak-anak yang berakhlak mulia. Dengan menerapkan prinsip-prinsip pendidikan yang baik dan menjadi teladan yang baik bagi anak-anak, kita dapat membantu mereka menjadi pribadi yang lebih baik dan lebih dicintai oleh Allah SWT dan manusia.
Sumber :
Tinggalkan Komentar