Info
Wednesday, 14 Oct 2026
  • Telah dibuka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2026 / 2027 untuk TK, SD dan SMP Yaa Bunayya Islamic School, untuk info lebih lanjut silahkan hubungi kontak pada website.

PANDAI CALISTUNG = SIAP MASUK SD

Wednesday, 14 October 2026 Oleh : admin

Oleh : Nurtini Aprilia,S.Sos., Gr.
(Guru SD Yaa Bunayya Islamic School)

Bismillahirrahmanirrahim

Bismillah, dalam artikel kali ini, izinkan ummi memberikan sedikit sudut pandang sebagai seorang guru kelas 1 yang kini Allah amanahkan mengajar di SD Islam Yaa Bunayya Palembang, artikel ini membahas tentang apa saja kiranya yang perlu disiapkan jika anak sudah cukup umur dalam memasuki tahap sekolah dasar? Ya memang memasuki Sekolah Dasar (SD) merupakan tonggak perkembangan penting bagi anak. Transisi dari lingkungan PAUD/TK ke SD menuntut kesiapan fisik, mental, maupun emosional agar anak dapat beradaptasi dengan baik.

Kerap kali orang tua dominan terfokus pada proses tumbuh kembang ananda dalam segi baca tulis dan berhitung (CALISTUNG) saja, Namun pada dasarnya ada banyak hal yang tidak kalah penting dari sekedar calistung, lalu apa saja hal tersebut? Berikut adalah beberapa hal penting yang perlu mama dan papa persiapkan saat anak masuk SD.

1. Kesiapan Mental dan Kemandirian Emosional

Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), kemandirian adalah kunci utama keberhasilan transisi anak ke sekolah dasar. Orang tua perlu melatih anak untuk melakukan hal-hal dasar sendiri, seperti:

  • Mengurus diri sendiri:Belajar merapikan alat tulis, memakai sepatu, dan pergi ke toilet secara mandiri.
  • Mengatur emosi:Membiasakan anak untuk antre, berbagi, dan mengatasi rasa frustrasi tanpa tantrum berlebihan.

2. Kesiapan Akademik Dasar yang Menyenangkan

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui kebijakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) menegaskan bahwa tes calistung (baca, tulis, hitung) dilarang dijadikan syarat penerimaan siswa baru. Tapi fokus persiapan akademik sebaiknya diarahkan pada:

  • Membangun minat baca:Membacakan buku cerita secara rutin setiap hari.
  • Pengenalan konsep dasar:Mengenal angka dan huruf melalui permainan yang interaktif, bukan hafalan yang kaku yang membuat ananda cepat bosan.

3. Kesehatan Fisik dan Pola Tidur

Berdasarkan rekomendasi American Academy of Pediatrics (AAP), kesehatan fisik anak sangat memengaruhi konsentrasi belajar di kelas:

  • Cukup tidur:Anak usia 6–7 tahun membutuhkan waktu tidur malam sekitar 9 hingga 12 jam agar memiliki energi yang optimal.
  • Nutrisi seimbang:Membiasakan sarapan bergizi tinggi setiap pagi dan membekali makanan sehat dari rumah.

4. Perlengkapan Sekolah yang Mendukung

Dikutip dari panduan orang tua UNICEF, pelibatan anak dalam memilih perlengkapan sekolah dapat menumbuhkan rasa memiliki dan antusiasme mereka. Persiapan perlengkapan meliputi:

  • Seragam sekolah yang nyaman dan sesuai ukuran.
  • Tas sekolah ergonomis yang tidak terlalu berat bagi punggung anak.
  • Alat tulis dasar seperti pensil, penghapus, buku tulis, dan kotak pensil.

Nah mams, dari keempat hal yang ummi sampaikan diatas, tentu itu dilakukan tidak hanya 1 atau 2 kali saja, mengapa demikian? Karena untuk mendapatkan hasil yang baik tentu butuh kedisiplinan dalam penerapannya pada kehidupan sehari-hari dan ini tentu butuh kerjasama yang baik antara mama, papa dan ananda.

Saling bekerjasama untuk mengembangkan kesiapan mental dan kemandirian anak, belajar akademik guna untuk persiapan kegiatan belajar mengajar di kelas, juga kesehatan fisik dan menjaga pola tidur ananda, serta periksa terus perlengkapan ananda saat akan berangkat ke sekolah. Pesan ummi banyakin stok pensil dan penghapus ya mams, karena 2 benda itu sering banget hilang hahaha ups!

Demikianlah artikel dari ummi, semangat untuk mama dan papa juga ananda, semoga Allah mudahkan urusan kita semua, Barakallahu fiikum.

No Comments

Tinggalkan Komentar