Info
Saturday, 23 May 2026
  • Telah dibuka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2026 / 2027 untuk TK, SD dan SMP Yaa Bunayya Islamic School, untuk info lebih lanjut silahkan hubungi kontak pada website.

MAKAN LAH SAMBIL BERBICARA

Monday, 23 February 2026 Oleh : admin

Oleh : Tari Wiranti
Guru TK Sako Yaa Bunayya Islam School

Bismillahirrahmanirrahim

Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh

Teman-teman apakah kalian pernah melihat teman atau keluarga yang sedang Makan namun sambil berbicara, nah ini merupakan sebuah kebiasaan yang sering kita lakukan sehari-hari, namun apakah kita pernah berhenti sejenak untuk memikirkan apakah ini sopan atau tidak? Dalam beberapa budaya, makan sambil berbicara dianggap tidak sopan, namun di lain sisi, ada juga yang melihatnya sebagai cara untuk meningkatkan kualitas interaksi sosial,

Makan sambil berbicara bisa menjadi cara untuk meningkatkan kualitas waktu bersama keluarga dan teman, namun di sisi lain, juga bisa menyebabkan beberapa masalah seperti tersedak atau kurang fokus saat makan.

Jadi, bagaimana kita bisa menyeimbangkannya?

Di era modern seperti sekarang, kita sering kali melakukan banyak hal secara bersamaan, termasuk makan sambil berbicara. Namun, apakah kita pernah memikirkan dampaknya terhadap kesehatan dan hubungan sosial kita?

Ini bisa menjadi topik yang menarik untuk dibahas, terutama dalam konteks etika dan budaya.

Nah teman- teman Ternyata, dalam Islam, suasana makan justru dianjurkan untuk tidak sepi, lho. Mengobrol saat makan bukan cuma soal basa-basi, tapi merupakan bagian dari adab yang dicontohkan Rasulullah untuk mempererat silaturahmi,

Makan bersama adalah momen penuh keberkahan dalam Islam. Berbeda dengan anggapan umum yang melarang berbicara saat mengunyah, Rasulullah  justru menganjurkan umatnya untuk bercakap-cakap demi menghidupkan suasana dan menyenangkan hati mereka yang diajak makan bersama.

Seperti salah satu riwayat hadist

Dari Jabir bin Abdillah radhiallahu’anhu ia berkata:

أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سَأَلَ أَهْلَهُ الْأُدُمَ ، فَقَالُوا: مَا عِنْدَنَا إِلَّا خَلٌّ . فَدَعَا بِهِ فَجَعَلَ يَأْكُلُ بِهِ وَيَقُولُ: ( نِعْمَ الْأُدُمُ الْخَلُّ ، نِعْمَ الْأُدُمُ الْخَلُّ )

“Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam meminta ‘udm (lauk; makanan pendamping makanan pokok) kepada istrinya. Maka para istrinya menjawab: kita tidak punya apa-apa selain cuka. Maka Nabi pun meminta dibawakan cuka tersebut dan makan dengan cuka itu. Kemudian beliau bersabda: udm yang paling nikmat adalah cuka.. udm yang paling nikmat adalah cuka.. “ (HR. Muslim no. 2052).

Dalam haditsdi atas, Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam saling berbicara ketika makan. Menunjukkan hal ini diperbolehkan. Bahkan dianjurkan jika dapat mencairkan suasana dan menyenangkan orang-orang yang makan bersama

Al Imam An Nawawi mengatakan:

وَفِيهِ اِسْتِحْبَاب الْحَدِيث عَلَى الْأَكْل تَأْنِيسًا لِلْآكِلِينَ

“Dalam hadits ini (yaitu hadits Jabir) terdapat anjuran untuk mengobrol ketika makan untuk menyenangkan orang-orang yang makan bersama” (Syarah Shahih Muslim, 7/14).

Maka tidak tepat adab makan ala barat (dan orang-orang yang meniru mereka) yang melarang berbicara ketika makan.

Walaupun demikian, hendaknya tetap menjaga adab ketika berbicara ketika makan, tidak sampai melebihi batas.

Syaikh Al Albani rahimahullah mengatakan:

الكلام على الطعام كالكلام على غير الطعام ؛ حسنه حسن ، وقبيحه قبيح

“Berbicara ketika makan, hukumnya seperti berbicara di luar makan. Jika pembicaraannya baik, maka baik. Jika pembicaraannya buruk, maka buruk” (Silsilah Huda wan Nuur, 1/15).

Dan perlu di ingat ya tetap harus berhati-hati di saat makan agar tidak tersedak,

Selama obrolan diisi dengan hal-hal positif dan tetap menjaga adab kesopanan, berbicara saat makan justru sangat dianjurkan oleh Imam Al-Nawawi dan ulama lainnya. Mari kita ubah waktu makan menjadi momen penuh ilmu dan kehangatan.

Jangan lupa memulai makan dengan “Bismillah” dan mengakhiri dengan “Alhamdulillah”.

Akhirnya, meja makan bukan sekadar tempat mengisi perut, tapi ruang untuk merajut kasih sayang. Dengan menghidupkan obrolan yang baik, kita tidak hanya mengikuti sunnah Rasulullah, tapi juga menjemput keberkahan dalam setiap suapan.

Wassalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh

Sumber referensi :

  • Muslim.or.id

No Comments

Tinggalkan Komentar