Oleh : Teratai Sridewi, S.Pd.
(Guru SD YBIS)
Dalam dunia pendidikan, nilai seringkali dijadikan tolok ukur utama kesuksesan seorang anak. Tidak sedikit orang tua yang merasa bangga ketika anak mereka memperoleh nilai sempurna, dan sebaliknya merasa kecewa saat hasilnya tidak sesuai harapan. Namun, terlalu fokus pada angka tanpa memperhatikan proses belajar anak dapat menimbulkan berbagai dampak negatif, baik secara psikologis maupun dalam jangka panjang terhadap karakter dan motivasi anak.
Sebelum menilai, cobalah memahami mengapa rekan Anda tampak tidak inisiatif. Beberapa penyebab umum antara lain:
Tips:
Alih-alih langsung mengkritik, lakukan pendekatan pribadi. Tanyakan bagaimana kabarnya atau apakah ia mengalami kesulitan dalam tugas tertentu.
Daripada menyindir atau membicarakan di belakang, sampaikan keprihatinan Anda secara langsung dan profesional. Gunakan teknik komunikasi asertif:
“Saya perhatikan kamu jarang ikut menyumbang ide saat rapat. Ada yang bisa saya bantu?”
Gunakan nada kolaboratif agar tidak membuatnya defensif.
Kadang, rekan kerja kurang inisiatif karena tidak tahu apa yang diharapkan darinya. Pastikan ada kejelasan dalam:
Tips:
Gunakan tools manajemen kerja seperti Trello, Asana, atau Notion untuk memvisualisasikan peran dan tanggung jawab secara transparan.
Terkadang, rekan kerja hanya butuh dorongan atau ruang untuk berbicara. Saat rapat atau diskusi, beri waktu khusus untuk mendengar pendapatnya:
“Bagaimana menurut kamu, ada saran atau sudut pandang lain?”
Langkah ini menunjukkan bahwa kontribusinya penting, dan bisa meningkatkan rasa kepemilikan terhadap pekerjaan.
Jika Anda terus menutupi kekurangan rekan yang pasif, lama-kelamaan beban akan menumpuk pada Anda sendiri. Jaga keseimbangan dengan:
Jika semua pendekatan sudah dicoba namun tidak membuahkan hasil, Anda bisa berdiskusi dengan atasan secara objektif. Fokuskan laporan pada dampak kerja tim, bukan menyalahkan pribadi.
“Saya khawatir progres tim terhambat karena pembagian tugas belum seimbang. Saya berharap kita bisa temukan solusi bersama.”
Kesimpulan
Menghadapi rekan kerja yang kurang inisiatif membutuhkan kesabaran, komunikasi yang baik, dan pendekatan profesional. Alih-alih langsung mengkritik, penting untuk memahami konteks, memberi kesempatan, serta menetapkan batas dan ekspektasi yang jelas. Ingat, tujuan utama adalah membangun tim yang sehat dan produktif—bukan mencari kambing hitam, tetapi menciptakan solusi bersama.
Sumber : Harvard Business Review (HBR). When You’re Stuck Working with Someone Who Isn’t Pulling Their Weight (2021).
Tinggalkan Komentar