Info
Wednesday, 28 Oct 2026
  • Telah dibuka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2026 / 2027 untuk TK, SD dan SMP Yaa Bunayya Islamic School, untuk info lebih lanjut silahkan hubungi kontak pada website.

KABUT ASAP: UJIAN, PENGINGAT DAN TANGGUNG JAWAB KITA

Wednesday, 28 October 2026 Oleh : admin

Oleh : Fahimatus Syarah, S.Ag.
(Guru SMP Islam Yaa Bunayya Palembang)

Bismillahirrahmanirrahim

Kabut asap yang menyelimuti lingkungan kita merupakan keadaan yang mengganggu berbagai aktivitas sehari-hari. Udara yang biasanya kita hirup dengan nyaman kini dapat membahayakan kesehatan, kegiatan belajar menjadi terbatas, dan sebagian masyarakat harus lebih berhati-hati ketika beraktivitas di luar rumah. Keadaan ini mengingatkan kita bahwa udara bersih dan kesehatan merupakan nikmat Allah yang sangat berharga.

Terkadang, kita baru menyadari besarnya suatu nikmat ketika nikmat tersebut mulai sulit kita rasakan. Padahal, setiap hari kita menikmati udara, air, dan berbagai fasilitas yang Allah sediakan tanpa harus memikirkan betapa berharganya semua itu. Oleh karena itu, keadaan ini hendaknya membuat kita lebih banyak bersyukur dan merenungkan bagaimana kita menggunakan nikmat Allah.

Rasulullah ﷺ bersabda:

«نِعْمَتَانِ مَغْبُونٌ فِيهِمَا كَثِيرٌ مِنَ النَّاسِ: الصِّحَّةُ وَالْفَرَاغُ»

Artinya: “Ada dua kenikmatan yang banyak manusia tertipu (lalai) di dalamnya, yaitu kesehatan dan waktu luang.” (HR. Bukhari, no. 6412).

Hadis ini mengingatkan kita agar tidak menyia-nyiakan kesehatan dan waktu luang. Ketika keadaan masih baik, hendaknya kita memanfaatkannya untuk belajar, beribadah, dan melakukan berbagai kebaikan. Ketika keadaan sedang sulit, kita juga perlu bersabar dan melakukan ikhtiar untuk menjaga diri.

Selain itu, kabut asap menjadi pengingat bagi kita untuk ikut menjaga lingkungan. Kebakaran hutan dan lahan dapat menimbulkan pencemaran udara yang berdampak luas. Karena itu, kita harus menjauhi tindakan yang merusak lingkungan, seperti membakar sampah sembarangan atau melakukan pembakaran lahan yang tidak terkendali.

Allah berfirman dalam QS. Al-A’raf ayat 56, yang artinya,

“Dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi setelah (diciptakan) dengan baik.”

Sebagai pelajar Muslim, kita dapat memulai dari hal-hal sederhana, seperti menjaga kebersihan sekolah, tidak membakar sampah, menghemat air, serta mengikuti arahan untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika kualitas udara tidak sehat.

Mari kita jadikan keadaan ini sebagai pelajaran untuk lebih bersyukur, menjaga kesehatan, dan bertanggung jawab terhadap lingkungan. Semoga Allah melindungi kita semua, memberikan kesehatan kepada masyarakat yang terdampak, dan mengembalikan udara yang bersih agar kita dapat kembali beraktivitas dengan nyaman.

 

Sumber:

  • Al-Qur’an, Surah Ibrahim ayat 7 – bersyukur atas nikmat Allah.
  • Shahih al-Bukhari, hadis no. 6412 – nikmat kesehatan dan waktu luang. Baca hadis di Sunnah.com.
  • Al-Qur’an, Surah Al-A’raf ayat 56 – larangan membuat kerusakan di bumi.

No Comments

Tinggalkan Komentar