Info
Wednesday, 14 Oct 2026
  • Telah dibuka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2026 / 2027 untuk TK, SD dan SMP Yaa Bunayya Islamic School, untuk info lebih lanjut silahkan hubungi kontak pada website.

PEREDA ANXIETY YANG PERLU KAMU TAHU

Wednesday, 14 October 2026 Oleh : admin

Oleh: Ari Septiawati, M.Pd
(Guru SD Yaa Bunayya Islamic School)

Bismillahirrahmanirrahim

Sahabat fiilah, akhir-akhir ini kita sering mendengar berbagai isu tentang mental health. Salah satu yang sering dirasakan oleh generasi Z yaitu Anxiety (kecemasan berlebihan). Anxiety dapat disebabkan oleh banyak faktor seperti tekanan yang berlebihan dari lingkungan sekitar, trauma diperlakukan tidak baik di masa lalu, cenderung melihat sisi negatif dari suatu perkara, faktor genetika, ketidakseimbangan kimia otak, perubahan besar pada hidup (karir, hubungan, dan ekonomi), gaya hidup tidak sehat, Serta pengaruh lingkungan yang tidak mendukung (toxic). Faktor-faktor tersebut secara tidak langsung menstimulasi kita untuk merasakan Anxiety. Beberapa gejala dari anxiety yang perlu kita kenali, yaitu merasa panik, takut, gelisah, perubahan suasana hati yang dangan disertai gejala fisik tangan dingin, jantung berdebar, insomnia, keringat berlebihan, mual, dan sesak napas. Coba kita berhenti sejenak untuk memastikan, apakah kita merasakan salah satu dari gejala yang disebutkan?

Tapi jangan risau, karena segala sesuatu yang ada di bumi ini selalu berpasangan. Seperti siang dan malam, kesedihan dan kebahagiaan, begitu juga berlaku dengan anxiety (kecemasan/kegelisahan) dan muthmainnah (ketenangan). Ada beberapa hal yang bisa kita lakukan untuk meredakan sekaligus menterapi anxiety, sebagai berikut:

  1. Mengingat Allah (berdzikir)

Ketika sudah merasakan beberapa gejala anxiety, langkah pertama luangkan waktu untuk memperbanyak mengingat Allah  subhanallah wa ta’alaa. Sebagai mana Allah berfirman:

الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَتَطْمَىِٕنُّ قُلُوْبُهُمْ بِذِكْرِ اللّٰهِۗ اَلَا بِذِكْرِ اللّٰهِ تَطْمَىِٕنُّ الْقُلُوْبُۗ

“(Yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, bahwa hanya dengan mengingat Allah hati akan selalu tenteram.” (Q.S Ar-Ra’d 28)

  1. Mendirikan Sholat

Selain sebagai kewajiban kita sebagai hamba untuk menyembah Allah, sholat dapat menjadi terapi untuk mengatasi Anxiety. Sebagai mana Allah berfirman:

فَاِذَا قَضَيْتُمُ الصَّلٰوةَ فَاذْكُرُوا اللّٰهَ قِيَامًا وَّقُعُوْدًا وَّعَلٰى جُنُوْبِكُمْۚ فَاِذَا اطْمَأْنَنْتُمْ فَاَقِيْمُوا الصَّلٰوةَۚ اِنَّ الصَّلٰوةَ كَانَتْ عَلَى الْمُؤْمِنِيْنَ كِتٰبًا مَّوْقُوْتًا

“Apabila kamu telah menyelesaikan salat, berzikirlah kepada Allah (mengingat dan menyebut-Nya), baik ketika kamu berdiri, duduk, maupun berbaring. Apabila kamu telah merasa aman, laksanakanlah salat itu (dengan sempurna). Sesungguhnya salat itu merupakan kewajiban yang waktunya telah ditentukan atas orang-orang mukmin.” (Q.S An-Nisa 103)

  1. Membaca Al-Qur’an

Membaca Al-Qur’an juga menjadi amalan yang dapat dilakukan untuk menenangkan diri dari anxiety. Allah subhanallah wa ta’alaa berfirman:

اِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا الذِّكْرَ وَاِنَّا لَهٗ لَحٰفِظُوْنَ

“Sesungguhnya Kamilah yang menurunkan Al-Qur’an dan pasti Kami (pula) yang memeliharanya.” (Q.S Al-Hijr ayat 10).

  1. Berdoa kepada Allah

Berdoa menjadi alternatif juga untuk menangkan perasaan anxiety. Berdoa juga dapat merelaksasi overthinking, sebab pada hakikatnya kita hanyalah seorang hamba yang lemah dan membutuhkan pertolongan dari Allah subhanallah wa ta’alaa. Meminta doa untuk dipermudah urusan yang sulit dihadapi sehingga dapat memicu anxiety.

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ، وَالْعَجْزِ وَالْكَسَلِ، وَالْبُخْلِ وَالْجُبْنِ، وَضَلَعِ الدَّيْنِ، وَغَلَبَةِ الرِّجَالِ

“Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kecemasan dan kesedihan, kelemahan dan kemalasan, kekikiran dan sifat pengecut, beban utang, dan penindasan orang lain.”

Sebagai seorang muslim yang beriman kepada Allah ta’alaa segogyanya kita mengamalkan amalan baik di atas untuk meredam dan mencegah perasaan anxiety.  Semoga Allah selalu memberikan banyak kemudahan, banyak kelapangan dada, banyak husnudzon terhadap ketetapan Allah ta’alaa yang kurang berkenan di hati sehingga selalu husnudzon atas ketetapan Allah ta’alaa. Karena terkadang hal yang tidak baik menurut kita, tapi baik untuk kita menurut Allah yang maha mengetahui. Wallahu a’lam bish shawwab, Barakallahu fiikum.

Referensi:

  • Al-Qur’an, QS. Ar-Ra’d [13]: 28, QS. An-Nisa’ [4]: 103, QS. Al-Hijr [15]: 9, dan QS. Al-Isra’ [17]: 82.
  • Al-Bukhari, Muhammad bin Ismail. Sahih al-Bukhari, Kitab ad-Da’awat, Hadis No. 6369.
  • National Institute of Mental Health (NIMH). Generalized Anxiety Disorder: What You Need to Know.
  • National Institute of Mental Health (NIMH). Anxiety Disorders.

No Comments

Tinggalkan Komentar