Info
Friday, 21 Aug 2026
  • Telah dibuka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2026 / 2027 untuk TK, SD dan SMP Yaa Bunayya Islamic School, untuk info lebih lanjut silahkan hubungi kontak pada website.

KEUTAMAAN MENUNTUT ILMU DALAM ISLAM

Friday, 21 August 2026 Oleh : admin

Oleh : Andika Apriansyah, M.Pd., Gr
(Guru SD Yaa Bunayya Palembang)

Bismillahirrahmanirrahim

Islam menempatkan ilmu pada kedudukan yang sangat tinggi. Bahkan wahyu pertama yang diturunkan kepada Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah perintah untuk membaca, sebuah isyarat bahwa aktivitas menuntut ilmu menjadi fondasi utama dalam membangun peradaban umat. Menuntut ilmu bukan sekadar kewajiban duniawi, melainkan juga jalan untuk meraih kebahagiaan di akhirat.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda bahwa siapa saja yang menempuh suatu jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan memudahkan baginya jalan menuju surga.

وَمَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فِيهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللَّهُ لَهُ بِهِ طَرِيقًا إِلَى الْجَنَّةِ

“Siapa yang menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan mudahkan baginya jalan menuju surga.” (HR. Muslim, no. 2699)

Hadis ini menegaskan bahwa proses mencari ilmu, baik dengan menghadiri majelis, membaca, mendengarkan, mencatat, maupun mengulang-ulang pelajaran, semuanya bernilai ibadah selama dilakukan dengan niat yang ikhlas karena Allah. Para ulama menjelaskan bahwa kemudahan menuju surga ini memiliki banyak makna, di antaranya karena ilmu mengantarkan seseorang kepada hidayah, dan hidayah itulah yang membawa seseorang kepada jalan kebaikan yang lurus.

Keutamaan lain dari ilmu agama adalah kedudukannya yang mulia di sisi Allah, sebagaimana firman-Nya:

إِنَّمَا يَخْشَى اللَّهَ مِنْ عِبَادِهِ الْعُلَمَاءُ

“Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara hamba-hamba-Nya hanyalah para ulama (orang yang berilmu).” (QS. Fathir: 28)

Semakin seseorang mengenal keagungan Allah melalui ilmu yang dipelajarinya, semakin bertambah pula ketakwaan dan kehati-hatiannya dalam menjalani kehidupan. Ilmu yang benar akan selalu membuahkan akhlak yang baik dan kedekatan kepada Sang Pencipta.

Para ulama terdahulu memberikan teladan luar biasa dalam semangat menuntut ilmu. Ada di antara mereka yang rela menempuh perjalanan jauh hanya untuk mendengarkan satu hadis dari seorang sahabat Nabi. Semangat semacam ini seharusnya menjadi inspirasi bagi generasi muslim masa kini, termasuk anak-anak yang duduk di bangku sekolah dasar. Menanamkan kecintaan pada ilmu sejak dini akan membentuk kebiasaan belajar yang terus terbawa hingga dewasa.

Bagi seorang pelajar, keutamaan ini hendaknya menjadi motivasi untuk selalu bersungguh-sungguh dalam belajar, baik ilmu agama maupun ilmu pengetahuan umum. Orang tua dan guru memiliki peran penting untuk menumbuhkan semangat tersebut dengan memberikan teladan, menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, serta senantiasa mendoakan agar ilmu yang diperoleh anak menjadi ilmu yang bermanfaat.

Semoga kita, para pendidik, orang tua, dan anak-anak kita, senantiasa diberikan kemudahan dalam menuntut ilmu serta dijadikan termasuk golongan hamba yang berilmu dan bermanfaat bagi sesama.

Referensi

No Comments

Tinggalkan Komentar