Info
Saturday, 23 May 2026
  • Telah dibuka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2026 / 2027 untuk TK, SD dan SMP Yaa Bunayya Islamic School, untuk info lebih lanjut silahkan hubungi kontak pada website.

KECIL KECIL SUDAH BERPUASA

Tuesday, 3 February 2026 Oleh : admin

Oleh : Bintang Maharani, S.Si.
Kadiv SDM Yaa Bunayya Islam School Palembang

Bismillahirrahmanirrahim

Puasa adalah ibadah yang sarat dengan nilai pendidikan karakter, mulai dari melatih kesabaran, kejujuran, hingga kepedulian terhadap sesama. Bagi anak-anak, belajar berpuasa merupakan bagian dari proses pembiasaan yang perlu didampingi dengan penuh kasih sayang. Melalui pendekatan yang menyenangkan dan sesuai usia, sekolah dan orang tua dapat bekerja sama menanamkan semangat beribadah sejak dini, sehingga puasa menjadi pengalaman yang menggembirakan dan bermakna bagi anak.

Generasi salaf adalah generasi teladan. Muslim maupun muslimahnya, orang dewasa maupun anak kecilnya, dalam perkara ibadah maupun muamalah. Di antara bentuk keteladanan generasi salaf adalah melatih anak kecil yang belum mukallaf untuk turut beribadah bersama kaum muslimin. Salah satu ibadah tersebut adalah puasa.

Berpuasa memerlukan kesiapan fisik dan mental. Jika ingin melatih anak kecil berpuasa, lakukan secara bertahap:

  1. Jika orang tua berpuasa senin dan kamis, anak bisa diajak serta.
  2. Uji coba dengan puasa ”beduk”. Jika anak masih kuat, lanjutkan puasanya hingga penuh sehari.
  3. Lebih kerap memberi kalimat motivasi, ”Enak ya puasa.” ”Allah sayang orang Islam yang rajin puasa.” ”Kita puasa supaya dapat banyak pahala. Kalau pahala tambah banyak, insya Allah kita bisa masuk surga. Di surga itu enak, banyak teman yang baik-baik.”
  4. Sajikan hidangan kegemaran anak sebagai menu berbuka untuknya. Ketika menyiapkan hidangan tersebut, sampaikan kepadanya, ”Insya Allah kita makan ini kalau berbuka puasa nanti.”
  5. Ketika berbuka, motivasi anak dengan nikmatnya berbuka setelah berjuang berpuasa sehari penuh, ”Alhamdulillah, enak ya kita bisa buka puasa. Masyaallah, anak Ummi hebat! Kapan-kapan insya Allah kita puasa lagi ya.”

Namun, mengajarkan anak berpuasa tidak terlepas dari tantangan yang harus di hadapi oleh orang tua, seperti membangunkan sahur, menahan keinginan nya untuk menyentuh makanan dan minuman saat kita tidak melihatnya, merengek  dan menangis, dan masih banyak lagi.

Solusinya adalah tidurkan lebih awal pada malam hari, cuci tangan dan muka agar lebih segar. Jika ingin menyentuh makanan dan minuman, ingatkan bahwa Allah Maha Melihat. Jangan paksakan anak berpuasa jika sudah terlihat lemas. Alihkan perhatian anak  ketika merengek dan menangis kepada hal-hal yang seru seperti menonton cerita anak Islami, mainan yang edukatif, atau kreatifitas yang lucu dan menarik.

Masa melatih anak berpuasa sesungguhnya sekaligus bisa jadi kesempatan emas untuk melatihnya disiplin shalat fardhu lima waktu. Jelaskan kepada anak bahwa percuma saja orang berpuasa bila tak shalat. Meski anak kecil memang belum mukallaf, tapi akan sangat baik bila sejak belia mereka telah paham tentang bertapa pentingnya shalat dalam Islam.

Ketika anak telah mampu menyelesaikan puasa nya di hari itu, jangan lupa berikan apresiasi atas upaya nya tersebut, Bisa dengan pujian “ Alhamdulillah. Hari ini anak Ummi bisa berpuasa sehari penuh. Ummi Bahagia sekali”,  atau juga bisa dengan hadiah kecil camilan kesukaan nya.

Semoga para orang tua diberikan semangat dan istiqomah untuk bisa selalu melatih dan menanamkan nilai-nilai ibadah puasa kepada anak-anak.

Semangaaaat parents….

Baarakallahu fiikum…

Sumber:

No Comments

Tinggalkan Komentar