Oleh: Ari Septiawati, M.Pd
(Guru SD Yaa Bunayya Islamic School)
Bismillahirrahmanirrahim
Sahabat fiilah, pernahkah kita sedikit menyisihkan waktu untuk mencari informasi lebih lanjut tentang nyamuk? Seperti yang banyak sahabat fiilah ketahui bahwa nyamuk itu mengisap darah, namun terdapat fakta yang mengejutkan tentang nyamuk. Fakta yang belum banyak orang ketahui bahwa secara ilmiah nyamuk termasuk serangga nectarivore (pemakan nektar/sari bunga). Naturalnya nyamuk tidak menggangu manusia karena yang mereka butuhkan nektar.
Namun, kenapa sering kita melihat nyamuk mengganggu kita?
Nah, faktanya hanya nyamuk betina (الْبَعُضَةُ) yang mengisap darah. Alasan nyamuk betina (الْبَعُضَةُ) mengisap darah bukan sesederhana karena untuk mengenyangkan perutnya. Namun karena nyamuk betina (الْبَعُضَةُ) membutuhkan asupan protein dan zat besi tinggi untuk memproduksi telur. Asupan protein dan zat besi tinggi yang terdapat pada darah manusia. Darah yang nyamuk betina (الْبَعُضَةُ) hisap bukan untuk diubah energi (kenyang) tapi untuk membuahi telur di rahimnya. Rupanya nyamuk betina (الْبَعُضَةُ) sedang mempertaruhkan nyawanya di tepuk manusia bukan untuk dirinya tapi untuk keberlanjutan generasi penerusnya. Wah, Masya Allah sekali perjuangan seorang ibu sekalipun divisualisasikan melalui seekor nyamuk betina (الْبَعُضَةُ).
Sebagai seorang muslim tentu kita merasa familiar dengan ayat yang sering dilantunkan yang menceritakan tentang kisah naymuk betina (الْبَعُضَةُ). Allah subhanallah wa ta’alaa berfirman:
إِنَّ ٱللَّهَ لَا يَسۡتَحۡىِ أَنۡ يَضۡرِبَ مَثَلًا مَّا بَعُوضَةً فَمَا فَوۡقَهَاۚ فَأَمَّا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ فَيَعۡلَمُونَ أَنَّهُ ٱلۡحَقُّ مِنۡ رَّبِّهِمۡۖ وَأَمَّا ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ فَيَقُولُونَ مَاذَا أَرَادَ ٱللَّهُ بِهَٰذَا مَثَلًاۘ يُضِلُّ بِهِۦ كَثِيرًا وَيَهۡدِي بِهِۦ كَثِيرًاۚ وَمَا يُضِلُّ بِهِۦٓ إِلَّا ٱلۡفَٰسِقِينَ
“Sesungguhnya Allah tidak segan membuat perumpamaan seekor nyamuk atau yang lebih kecil dari itu. Adapun orang-orang yang beriman, mereka tahu bahwa itu kebenaran dari Tuhan. Tetapi mereka yang kafir berkata, “Apa maksud Allah dengan perumpamaan ini?” Dengan (perumpamaan) itu banyak orang yang disesatkan-Nya,1 dan dengan itu banyak (pula) orang yang diberi-Nya petunjuk. Tetapi tidak ada yang Dia sesatkan dengan (perumpamaan) itu selain orang-orang fasik,” (Q.S Al-Baqoroh ayat 26).
Kata ba’udhoh secara gramatikal spesifik menunjukkan bentuk tunggal female. Kenapa Allah Allah secara spesifik mencontohkan nyamuk betina? Karena Allah ingin menunjukkan perjuangan seorang ibu yang rela mengorbankan nyawanya untuk membesarkan dan merawat anaknya. Masyaa Allah, Tabarakallah.
Selain itu, ayat ini juga menegaskan Allah tidak segan membuat perumpamaan, seperti nyamuk, untuk menunjukkan kebenaran. Orang beriman menganggapnya benar, sementara orang kafir meragukannya.
Semoga Allah selalu memberikan hidayah kepada kita, sehingga kita mengambil banyak ‘ibrah (pelajaran baik) dan termasuk orang yang beriman. Aamiin, Barakallahu fiikum.
Referensi:
Tinggalkan Komentar