Oleh : Wahyu Asikin, M.Pd.Gr.
Kepala SD Yaa Bunayya Islamic School Palembang
Bismillahirrahmanirrahim
Kemampuan literasi peserta didik menjadi salah satu fokus pengembangan Kurikulum Merdeka. Menurut KBBI, literasi adalah kemampuan membaca dan menulis. Jika demikian, bukankah kita sudah mengedepankan literasi selama mengajar?
Lantas kenapa literasi masih menjadi pokok bahasan dalam Kurikulum Merdeka? Jangan-jangan kita punya pemahaman yang berbeda mengenai literasi? Kalau begitu, mari kita samakan persepsi dahulu dengan membaca ulasan di bawah ini.
Memang betul, pengertian literasi menurut KBBI adalah kemampuan membaca dan menulis, sebagaimana telah disebutkan sebelumnya. Namun masih ada dua lagi pengertian literasi yang lain, masih bersumber dari KBII:
Dua pengertian di atas memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar literasi membaca dan menulis. Pengertian literasi versi Kemdikbud pun demikian, meliputi kemampuan mengakses, memahami, serta menggunakan informasi secara kritis melalui kegiatan menulis, menyimak, maupun bertutur.
Tak jauh beda dengan UNESCO. Menurut lembaga internasional ini, literasi adalah keterampilan dasar dalam membaca dan menulis, yang merupakan hak setiap individu dan penting untuk meningkatkan kualitas hidup.
Dari berbagai pengertian di atas, kita mendapatkan pemahaman bahwa literasi bukan hanya tentang kemampuan membaca dan menulis. Lebih luas dari itu, literasi juga mencakup berbagai jenis keterampilan lainnya, seperti literasi media, teknologi, maupun digital.
Luasnya cakupan literasi sebagaimana telah diuraikan di atas menunjukkan bahwa keterampilan ini cukup penting. Literasi bagi siswa tak hanya bermanfaat bagi kesuksesan akademiknya semata, tetapi juga merupakan bekal yang akan terus dibutuhkannya seumur hidup. Berikut sederet manfaat literasi:
Mengingat manfaat di atas, sayang sekali bila kegiatan belajar mengajar sehari-hari di kelas masih menomor-sekiankan literasi pendidikan. Ada banyak kegiatan literasi yang dapat kita sertakan dalam pembelajaran.
Jenis dan contoh literasi
Sebelumnya telah disebutkan bahwa literasi mencakup berbagai jenis keterampilan lain, seperti literasi media, teknologi, dan digital. Seiring perkembangannya, terdapat beberapa jenis literasi yang saat ini dapat kita jumpai antara lain;
Literasi tidak terbatas pada kemampuan membaca dan menulis. Literasi mencakup berbagai aspek kehidupan, meliputi literasi perpustakaan, media, teknologi, digital, visual, kesehatan, finansial, hukum, dan sosial. Tiap-tiap jenis literasi memiliki peran penting dalam membekali peserta didik dengan keterampilan yang diperlukan untuk menghadapi tantangan hidupnya di masa yang akan datang.
Kemampuan literasi bagi siswa lebih dari sekadar pengembangan keterampilan individu. Literasi memiliki porsi penting dalam peningkatan kualitas hidup. Literasi menjadi kunci untuk memberdayakan individu dan membangun masyarakat agar menjadi lebih informatif, kritis, dan berdaya saing.
Semoga bermanfaat. Baarakallahu fiikum.
Sumber: https://akupintar.id/info-pintar/-/blogs/apa-itu-literasi-ini-penjelasan-berbagai-jenis-literasi
Tinggalkan Komentar