Info
Friday, 04 Sep 2026
  • Telah dibuka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2026 / 2027 untuk TK, SD dan SMP Yaa Bunayya Islamic School, untuk info lebih lanjut silahkan hubungi kontak pada website.

MENGENAL AI DAN PENGARUHNYA DI DUNIA DESAIN

Thursday, 3 September 2026 Oleh : admin

Oleh : Agus Rukanda, S.Kom
(Staff Digital Marketing & Humas YBIS)

Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, wa ba’du,

Belakangan ini banyak poster, logo, sampai kartu ucapan yang ternyata dibuat komputer hanya dalam hitungan detik. Itulah salah satu wajah AI (Artificial Intelligence) atau kecerdasan buatan yang kini banyak dibicarakan orang.

Fenomena ini memunculkan pertanyaan yang wajar:

Kalau komputer sudah bisa mendesain sendiri, masih relevankah kemampuan menggambar dan mendesain bagi anak-anak sekarang?

 

Apa Itu AI, Sebenarnya?

 

Sederhananya, AI adalah teknologi yang membuat komputer bisa “belajar” dan meniru cara berpikir manusia. Salah satu contohnya, AI bisa menghasilkan gambar, poster, bahkan video hanya dari perintah tertulis (disebut prompt). Cepat, praktis, dan hasilnya sering terlihat rapi.

Kemunculan teknologi ini membuat dunia seni dan desain ikut berubah, termasuk cara orang memandang profesi di bidang tersebut.

 

Benarkah Desainer Akan “Kalah” dari AI?

 

Jawabannya tidak sesederhana itu. AI memang unggul dalam kecepatan, tapi ada beberapa hal yang sampai sekarang belum bisa ditiru sepenuhnya oleh mesin:

  1. Rasa dan selera keindahan — memilih warna, bentuk, dan gaya yang benar-benar pas dengan konteksnya.
  2. Empati — memahami perasaan orang yang akan melihat desain tersebut.
  3. Ide orisinal — AI pada dasarnya meniru dan menggabungkan hal yang sudah ada, sementara manusia bisa menciptakan sesuatu yang benar-benar baru.
  4. Nilai dan adab — memastikan sebuah karya tetap sopan, bermanfaat, dan tidak melanggar nilai yang kita yakini.

AI itu seperti pensil yang sangat canggih. Secanggih apa pun pensilnya, yang menentukan apakah hasil gambarnya indah dan bermakna tetaplah tangan dan hati yang menggerakkannya.

 

Desain dan AI, Dua Hal yang Sebenarnya Berjalan Beriringan

 

Menariknya, kemampuan dasar seperti mengenali warna, bentuk, dan tata letak justru tetap berperan meski AI semakin canggih. Bekal itulah yang membuat seseorang bisa:

  • Mengarahkan AI dengan lebih tepat, bukan sekadar menerima hasilnya begitu saja.
  • Menilai mana karya yang bagus dan mana yang asal jadi.
  • Tetap punya sudut pandang sendiri di tengah banyaknya alat bantu otomatis.

 

AI di Mata Orang Tua dan Sekolah

 

Bagi Ayah dan Bunda, memahami AI sebagai alat bantu bisa jadi bekal untuk mengenalkannya kepada Ananda secara wajar — sekadar tahu bahwa teknologi ini ada dan berkembang, tanpa perlu terburu-buru menyimpulkan apakah anak harus lebih giat belajar desain atau tidak. Setiap anak punya minat dan waktunya masing-masing.

Sebagai catatan: teknologi apa pun, termasuk AI, tetap berada di posisi sebagai alat. Usaha, kejujuran, dan proses belajar seseorang adalah hal yang tidak tergantikan olehnya.

 

Kesimpulan

 

AI memang berkembang pesat dan mengubah banyak hal di dunia desain. Namun perkembangan ini lebih tepat dilihat sebagai bagian dari perubahan zaman, bukan sebagai ancaman yang harus disikapi dengan buru-buru. Mengenal AI sedari sekarang cukup membantu kita memahami arah teknologi, tanpa harus menyimpulkan lebih jauh dari itu.

Wallahu a’lam bishawab.

No Comments

Tinggalkan Komentar