Oleh : Fajar Selawati, M.Pd. Gr.
(Guru SD Yaa Bunayya Palembang)
Bismillahirrahmanirrahim
Islam memandang pendidikan sebagai kewajiban yang sangat penting. Tujuannya bukan hanya menjadikan anak cerdas, tapi menjadikan anak shalih yang selamat dunia dan akhirat.Allah Ta’ala berfirman:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا قُوا أَنْفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا
“Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka.” (QS. At-Tahrim: 6)‘Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu menjelaskan ayat ini: “Beritahukanlah adab dan ajarilah keluargamu.”
Maka pendidikan dalam Islam mencakup 3 hal: Aqidah, Ibadah, dan Akhlak.
Pendidikan Islam harus bebas dari tambahan-tambahan yang tidak ada contohnya dari Nabi. Karena agama ini sudah sempurna.Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Hati-hatilah dengan perkara yang diada-adakan karena setiap perkara yang diada-adakan adalah bid’ah dan setiap bid’ah adalah sesat.”Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu berkata:
“Ikutilah (petunjuk Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam), janganlah berbuat bid’ah. Karena (sunnah) itu sudah cukup bagi kalian. Semua bid’ah adalah sesat. ”Makna untuk pendidikan: Guru dan orang tua wajib memastikan kurikulum, kegiatan, dan pembiasaan anak sesuai dalil. Tidak mencampur dengan tradisi yang menyelisihi syariat.
Shalat adalah tiang agama. Anak harus dibiasakan sejak kecil.Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
مُرُوا أَوْلاَدَكُمْ بِالصَّلاَةِ وَهُمْ أَبْنَاءُ سَبْعِ سِنِينَ وَاضْرِبُوهُمْ عَلَيْهَا وَهُمْ أَبْنَاءُ عَشْرِ سِنِينَ
“Perintahkan anak-anak kalian untuk mengerjakan shalat ketika mereka berumur 7 tahun. Pukul mereka jika tidak mengerjakannya ketika mereka berumur 10 tahun.”Ini menunjukkan pendidikan butuh tahapan: perintah, pembiasaan, lalu ketegasan.Para sahabat juga mendidik anak untuk berpuasa. Mereka membuatkan mainan untuk anak agar sibuk dan tidak merasa lapar sampai waktu berbuka.
Membiasakan Anak Bermajelis IlmuPendidikan bukan hanya di kelas.
Anak perlu dibiasakan duduk di majelis ilmu.Faidah dari hadits Bukhari no 6144 dan Muslim no 2811:
Adabnya: anak kecil tidak turut berbicara di tengah kehadiran orang tua kecuali dengan ilmu dan adab
Menanamkan Akhlak dan Adab Sehari-hari
Nama adalah doa. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Janganlah kamu memberi nama anakmu dengan Rabah, Yasar, Aflah, dan Nafi.”
Karena jika ditanya ‘Apakah keadaanmu sesuai namamu?’ lalu jawabnya ‘Tidak’, itu tidak baik
Bahkan aktivitas harian bisa jadi pahala pendidikan jika diniatkan.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Sesungguhnya setiap tasbih merupakan sedekah, setiap takbir merupakan sedekah, setiap tahmid merupakan sedekah, setiap tahlil merupakan sedekah, mengajak pada kebaikan adalah sedekah, melarang dari kemungkaran adalah sedekah”
Artinya, ajarkan anak berdzikir, amar ma’ruf nahi munkar sejak kecil.
Islam sangat cinta kebersihan. Ini bagian dari pendidikan. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan mengangkat kain agar lebih bersih.
PERAN ORANG TUA DAN GURU
orang tua adalah madrasah pertama. Guru adalah orang tua kedua. Keduanya harus kompak.Tugas Pendidik:Memberi contoh: Anak meniru apa yang ia lihat.Menggunakan metode menarik: Pendidik yang memberikan perumpamaan kepada anak didik merupakan metode pendidikan efektif. Hindari cara belajar monoton, gunakan pertanyaan dan teka-teki Bekerjasama dengan rumah: Pembiasaan shalat, makan mandiri, toilet training harus selaras di sekolah dan di rumah.
TARGET PENDIDIKAN ISLAMI
Pendidikan Islami berhasil jika anak memiliki:
Pendidikan Islami adalah jihad. Berat, tapi hasilnya adalah anak shalih yang mendoakan orang tuanya setelah wafat.Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Jika manusia mati maka terputuslah amalnya kecuali dari 3 hal: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, atau anak shalih yang mendoakannya.” (HR. Muslim)Mari kita mulai dari hal kecil: ajarkan anak shalat, ajak ke majelis ilmu, biasakan adab makan dan ke toilet secara mandiri, pilih nama yang baik.Semoga Allah menjadikan kita dan keturunan kita termasuk dzurriyah thayyibah.
Referensi:
Tinggalkan Komentar