Info
Friday, 17 Apr 2026
  • Telah dibuka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2026 / 2027 untuk TK, SD dan SMP Yaa Bunayya Islamic School, untuk info lebih lanjut silahkan hubungi kontak pada website.

CAMPAK PADA ANAK : PENTINGNYA DETEKSI DAN PENANGANAN DINI

Monday, 13 April 2026 Oleh : admin

Oleh : Ellyn Ekha Ayu Ningtias, S.Sos.
(Guru TK Yaa Bunayya Islamic School Cab. Sekip)

Bismillahirrahmanirrahim

Campak merupakan salah satu penyakit menular yang sering terjadi pada anak-anak, terutama pada usia dini. Penyakit ini disebabkan oleh virus dan dapat menyebar dengan mudah melalui percikan air liur saat penderita batuk, bersin, atau berbicara. Oleh karena itu, diperlukan perhatian khusus dari orang tua dan pendidik dalam mengenali serta menangani penyakit ini sejak awal.

Ciri-ciri (Gejala) Campak pada Anak:

  • Demam tinggi
    Anak biasanya mengalami demam yang cukup tinggi sebagai tanda awal infeksi. Demam ini dapat berlangsung beberapa hari dan membuat anak merasa tidak nyaman.
  • Batuk dan pilek
    Gejala ini sering muncul bersamaan dengan demam. Anak dapat mengalami batuk kering maupun berdahak, serta hidung berair seperti sedang flu.
  • Mata merah dan berair
    Mata anak terlihat kemerahan, sensitif terhadap cahaya, dan sering berair. Kondisi ini dapat membuat anak merasa silau dan kurang nyaman saat beraktivitas.
  • Muncul ruam kemerahan pada kulit
    Ruam biasanya muncul beberapa hari setelah demam, dimulai dari area wajah kemudian menyebar ke leher, badan, hingga seluruh tubuh. Ruam ini merupakan ciri khas penyakit campak.
  • Anak terlihat lemas
    Karena kondisi tubuh yang sedang melawan infeksi, anak cenderung menjadi kurang aktif, mudah lelah, dan lebih banyak beristirahat.
  • Nafsu makan menurun
    Anak sering kali tidak ingin makan seperti biasanya, sehingga penting bagi orang tua untuk tetap memberikan asupan nutrisi secara perlahan dan cukup.
  • Anak menjadi lebih rewel dari biasanya
    Rasa tidak nyaman akibat demam dan gejala lainnya membuat anak lebih mudah menangis atau rewel.

Deteksi dini sangat penting agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat dan tepat. Apabila anak menunjukkan gejala-gejala tersebut, orang tua disarankan untuk segera berkonsultasi dengan tenaga kesehatan. Dengan penanganan yang baik, risiko terjadinya komplikasi dapat diminimalkan.

Penanganan campak umumnya dilakukan dengan memberikan istirahat yang cukup, menjaga asupan cairan, serta memberikan makanan bergizi untuk membantu proses pemulihan. Selain itu, menjaga kebersihan lingkungan dan menghindari kontak dengan anak lain untuk sementara waktu juga merupakan langkah penting agar penularan tidak semakin meluas.

Upaya pencegahan yang paling efektif adalah melalui imunisasi. Imunisasi campak diberikan untuk membantu melindungi anak dari risiko terkena penyakit ini. Selain itu, membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat, seperti mencuci tangan dan menjaga kebersihan diri, juga sangat berperan dalam menjaga kesehatan anak.

Dengan deteksi dan penanganan yang tepat sejak dini, serta didukung oleh upaya pencegahan yang baik, diharapkan anak-anak dapat terhindar dari bahaya penyakit campak dan tetap tumbuh dengan sehat serta optimal.

Tulisan Lainnya

No Comments

Tinggalkan Komentar