Info
Saturday, 13 Jun 2026
  • Telah dibuka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2026 / 2027 untuk TK, SD dan SMP Yaa Bunayya Islamic School, untuk info lebih lanjut silahkan hubungi kontak pada website.

Membangun Budaya Literasi Islami Sejak Dini pada Anak-Anak

Wednesday, 20 August 2025 Oleh : admin

Oleh : Erlin Novasia
Staff Adminitrasi SD Yaa Bunayya Palembang

Ilmu Islam merupakan ilmu yang sangat penting untuk dipelajari. Saat seseorang mulai mempelajarinya, ia perlu terus menumbuhkan semangat agar tidak mudah surut, salah satunya dengan membiasakan diri membaca sejak usia dini.

Dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

 

احْرِصْ عَلَى مَا يَنْفَعُكَ وَاسْتَعِنْ بِاللَّهِ وَلاَ تَعْجِزْ

 

Semangatlah dalam hal yang bermanfaat untukmu, minta tolonglah pada Allah, dan jangan malas (patah semangat).” (HR. Muslim no. 2664).

Imam Nawawi mengatakan tentang hadits di atas, “Bersemangatlah dalam melakukan ketaatan pada Allah, selalu berharaplah pada Allah dan carilah dengan meminta tolong pada-Nya. Jangan patah semangat, yaitu jangan malas dalam melakukan ketaatan dan jangan lemah dari mencari pertolongan. ” (Syarh Shahih Muslim, 16: 194).

Guru kami, Syaikh Sholeh Al ‘Ushoimi hafizhohullah menyebutkan ada tiga cara agar tidak kendor semangat dalam belajar yang beliau simpulkan dari hadits di atas:

 

  1. Semangat untuk meraih ilmu yang bermanfaat. Ketika seseorang mendapatkan hal yang bermanfaat tersebut, hendaklah ia terus semangat untuk meraihnya.
  2. Meminta tolong pada Allah untuk meraih ilmu tersebut.
  3. Tidak patah semangat untuk meraih tujuan.

Rendahnya minat baca berbanding lurus dengan lemahnya kemampuan literasi generasi bangsa di era digital saat ini. Informasi seringkali diterima secara instan tanpa proses analisis yang mendalam karena kurangnya kebiasaan membaca, sehingga akurasinya pun dipertanyakan. Padahal, dalam Al-Qur’an, membaca merupakan perintah utama—sebagaimana dalam wahyu pertama yang diturunkan, yaitu Q.S. Al-‘Alaq ayat 1–5 yang menekankan pentingnya membaca untuk memahami perintah dan larangan Allah. Salah satu penyebab rendahnya minat baca di Indonesia adalah tidak terbentuknya budaya membaca sejak dini. Kebiasaan membaca berbagai jenis bacaan baik buku cetak, Al-Qur’an, e-book, artikel online, jurnal, majalah, maupun koran belum dianggap sebagai aktivitas yang menyenangkan.

Menanamkan budaya literasi Islami sejak usia dini merupakan faktor penting dalam pembentukan karakter dan akhlak anak secara utuh. Dalam konteks pendidikan modern, membiasakan anak untuk membaca serta memahami ajaran Islam perlu dimulai sejak jenjang awal. Oleh karena itu, sekolah dasar memegang peranan strategis dalam menumbuhkan minat terhadap literasi yang berlandaskan Al-Qur’an dan nilai-nilai keislaman. Tujuan dan manfaat dari penerapan budaya literasi antara lain adalah untuk melatih keterampilan membaca dan menulis pada anak sejak usia dini, bahkan sebelum mereka memasuki jenjang pendidikan formal. Selain itu, budaya literasi juga berperan dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis pada anak-anak. Melalui kegiatan membaca dan mendengarkan cerita, anak akan memiliki rasa ingin tahu yang tinggi terhadap berbagai informasi baru. Oleh karena itu, penting bagi orang tua, guru, dan masyarakat untuk mulai menanamkan budaya literasi sejak dini.

Kemajuan teknologi informasi saat ini sering menjadi tantangan dalam pendidikan anak. Kurangnya kebijaksanaan orang tua dalam memberikan akses gadget tanpa pendampingan dan pengawasan dapat menyebabkan penggunaan yang tidak sesuai tujuan. Sebagai lingkungan pendidikan pertama bagi anak, keluarga seharusnya menyediakan sarana pendidikan yang memadai, termasuk menanamkan budaya literasi sejak dini. Budaya literasi sebaiknya tidak hanya dikembangkan di lingkungan sekolah, tetapi juga perlu diperkenalkan oleh orang tua sejak awal. Penelitian ini membahas strategi yang dapat dilakukan orang tua untuk menumbuhkan budaya literasi pada anak usia dini. Melalui penelitian ini, diharapkan dapat meningkatkan wawasan dan kesadaran orang tua serta para pendidik dalam mendorong minat baca dan membangun kebiasaan literasi lainnya pada anak sejak usia dini.

Sumber: https://rumaysho.com/3725-teladan-ulama-terus-semangat-dalam-belajar.html

No Comments

Tinggalkan Komentar