Oleh : Fadillah Noer Anisa, S. Pd
(Guru TK Yaa Bunayya Islamic School Cab. Sekip)
Bismillahirrahmanirrahim
Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan tahap pendidikan yang sangat penting karena menjadi dasar bagi perkembangan anak pada masa selanjutnya. Pada usia dini, anak berada pada fase pertumbuhan dan perkembangan yang pesat, baik dalam aspek kognitif, sosial-emosional, bahasa, moral, maupun fisik-motorik. Masa ini sering disebut sebagai masa emas (golden age), di mana anak belajar melalui pengalaman langsung yang diperoleh dari lingkungan sekitarnya. Oleh karena itu, pendekatan pembelajaran yang digunakan dalam PAUD harus disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan perkembangan anak.
Salah satu prinsip utama dalam pendidikan anak usia dini adalah bermain sambil belajar.
Bermain atau permainan dalam belajar memiliki pengertian sebagai aktivitas untuk memperoleh kesenangan. Dalam konteks belajar pada anak, apa yang membedakan antara bermain dan belajar, secara sepintas keduanya hampir sama dan sulit untuk dipisahkan sebab dunia anak adalah dunia bermain. Di sisi lain belajarnya anak sebagian besar melalui permainan yang mereka lakukan. Oleh karena itu jika keduanya (bermain dan belajar) dipisahkan sama artinya dengan memisahkan anak-anak dari dunianya sendiri, akibatnya anak menjadi terasing dalam lingkungan hidupnya.
Menurut Montessori yang dikutip oleh (Kulsum, U., 2021) ketika sedang bermain anak akan menyerap segala sesuatu yang terjadi dilingkungan sekitarnya, dengan demikian anak yang bermain adalah anak yang menyerap berbagai hal baru disekitarnya. Proses penyerapan inilah yang disebut sebagai aktivitas belajar.
Dalam keseharian anak-anak, separuh waktu anak dihabiskan melalui kegiatan bermain. Istilah bermain disebut serupa suatu kegiatan yang dilaksanakan dengan menggunakan alat ataupun tanpa memakai alat yang membuat suatu pemahaman, menyarankan suatu keterangan, menyarankan kesenangan pada anak, dan dapat menumbuhkan imajinasi anak.
Menurut Docket dan Fleer yang dikutip oleh (Apriyani, et al., 2021) bermain bagi anak merupakan suatu kebutuhan yang sangat penting bagi anak-anak. karena melalui bermain anak akan memperoleh pengetahuan yang dapat mengembangkan kemampuan dirinya. Kegiatan bermain bukan hanya membuat kegembiraan terhadap anak namun permainan juga dapat membentuk karakter dan memciptakan sikap dan keterampilan anak.
Menurut pandangan Susanto dalam Susanto ahmad, mengungkapkan bahwa kegiatan permainan dapat membangun tingkah laku seorang anak dan nilai-nilai karakter pada anak yakni:
Pendidikan anak usia dini memiliki peran penting dalam membangun fondasi perkembangan anak secara menyeluruh. Hakikat PAUD tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik semata, tetapi menekankan proses bermain sambil belajar sebagai pendekatan utama yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan perkembangan anak. Melalui bermain, anak memperoleh kesempatan untuk mengeksplorasi lingkungan, mengembangkan kreativitas, membangun keterampilan sosial-emosional, serta memahami konsep pembelajaran secara alami dan menyenangkan.
Sumber:
Tinggalkan Komentar