Info
Thursday, 18 Jul 2024
  • Telah dibuka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2023 / 2024 untuk TK dan SD Yaa Bunayya Islamic School, untuk info lebih lanjut silahkan hubungi kontak pada website.

Sebelum Anak Belajar Menulis

Wednesday, 19 January 2022 Oleh : admin
Penulis : Adelia Intan Rahmaniar
(Guru TK YBIS)
   

Menulis merupakan salah satu tonggak penting dalam perkembangan sang anak. Belajar menulis membutuhkan waktu yang lama. Proses ini dimulai dengan ananda membuat tanda-tanda. Misalnya ketika anak dengan jarinya membuat pola dalam makanannya yang tumpah di meja. Itu bukanlah kekacauan tanpa arti, tapi bisa jadi sang anak sedang berusaha menggoreskan huruf atau tanda pertamanya.

Usai makanan tumpah, si kecil beralih ke mencorat-coret dengan menggunakan krayon. Dia akan mencoba menggoreskan beragam hal dengan krayon. Misalnya, membuat bentuk lingkaran besar dan kecil, serta garis. Bukan hanya sekadar “iseng”, si kecil sebenarnya sedang belajar.

Tahapan Anak Belajar Menulis

Dilansir dari Living The Bump, tahap anak mulai belajar menulis sebenarnya sudah dimulai sejak usia 15 bulan. Balita biasanya akan memegang spidol atau krayon dengan kepalan tangan dan menggunakan gerakan besar dan acak. Lama-kelamaan mereka akan menguasai lebih banyak kontrol motorik.

Pada sekitar usia 2,5 hingga 3 tahun, balita lebih mampu mengendalikan coretan tangan mereka. Mereka akan menggambar bentuk yang sama berulang-ulang, seperti lingkaran, lagi dan lagi. Mendekati usia 3 tahun, balita akan masuk ke dalam masa transisi dengan memegang krayon antara ibu jari dan jari tengah mereka.

Selanjutnya, sekitar usia 2,5-3,5 tahun, mereka mendapatkan pemahaman tentang bentuk dan pola. Mereka akan menggambar garis dan kurva, serta menghubungkan titik-titik untuk membentuk huruf.

Pada usia 3-5 tahun, anak-anak mulai dapat menggambar sesuatu yang disengaja serta lebih banyak menggunakan warna dan detail. Pada tahap ini, anak usia prasekolah dapat menggambar lingkaran untuk kepala, garis untuk telinga, titik-titik untuk mata, dan garis melengkung untuk mulut. Pada tahap ini, anak-anak mulai belajar bahwa apa yang mereka gambar mewakili sesuatu yang lain atau simbol.

Pada usia prasekolah 3-5 tahun inilah anak-anak belajar menulis. Kebanyakan anak mulai belajar dengan menulis nama mereka dulu. Pada tahap lainnya, anak-anak mulai memahami bahwa beberapa kata lebih panjang dari yang lain, sehingga mereka akan mulai menggambar kelompok huruf dan simbol dengan panjang yang berbeda. Huruf-huruf yang mereka ciptakan itu mungkin tidak sepenuhnya akurat, tetapi tidak masalah. Beri apresiasi dan dorong anak Anda untuk menulis.

Semua langkah ini mengarah pada keterampilan yang dibutuhkan anak ketika memasuki taman kanak-kanak. Pada tahap ini, sebagian besar anak belajar menulis dengan lebih akurat dan membentuk kata bahkan kalimat sederhana.

Namun, Latihan menulis tak melulu harus dengan memegang pensil karena yang terpenting adalah memperkuat otot-otot di sekitar tangan dan jari. Latihan ini bisa dilakukan dirumah menggunakan peralatan yang biasa tersedia dirumah. apa saja itu?

Kegiatan ini bisa dibagi dengan memastikan anak menggunakan beberapa bagian tangannya. Yang harus dipakai adalah bagian seluruh tangan sampai lengan, lalu bagian tangan saja (telapak, jari, dan pergelangan), kemudian menjepit dengan jempol dan telunjuk, terakhir menjepit dengan jempol, telunjuk dan jari tengah.

Contoh kegiatan yang melibatkan seluruh lengan :

  • Menggambar di dinding.

Beri anak area khusus di dinding untuk menggambar. Menggambar sambil berdiri membuat anak lebih nyaman karena lehernya akan tegak dan tidak menunduk.

  • Menyapu lantai.

Mama dan papa bisa membelikan anak sapu kecil atau memotong gagang sapu dewasa dan meminta anak menyapu lantai.

Lempar tangkap bola atau memindahkan air dari ember ke ember lain.

Contoh kegiatan yang melibatkan tangan:

  • Makan sendiri.

Makan dengan sendok sendiri melatih kekuatan jari anak. Orang tua akan melihat ananda dalam perubahan cara memegang saat ia sudah semakin terbiasa makan.

  • Menyemprot tanaman dengan alat semprot juga membutuhkan tenaga yang kuat dari jari dan telapaknya.
  • Aktivitas di dapur

Anak bisa diajak untuk membantu memotong sayuran atau buah empuk (anak usia 4 tahun sudah bisa dipercaya memotong misalnya pepaya). Bisa juga mengajaknya memeras jeruk atau menuangkan air dari teko.

  • Bermain playdoh atau menggunting dengan pola.

Contoh kegiatan yang melibatkan jempol, telunjuk, dan jari tengah:

  • Meronce kancing atau kertas origami menjadi kalung.

Orang tua bisa melakukan pemilihan warna – warna untuk menarik minat anak.

  • Memindahkan pom-pom kecil dengan jepitan atau sumpit untuk anak yang sudah lebih besar.
  • Membuat objek kecil dari playdoh.

Semakin anak terlatih melakukan ini, semakin terlatih pula ototnya sehingga ia siap untuk belajar menulis. Insyaa Allah.

Sumber :
- https://www.klikdokter.com/info-sehat/read/3618167/kapan-anak-mulai-belajar-menulis-cek-tahapannya-di-sini

- https://mommiesdaily.com/2020/07/17/mengasah-motorik-halus-anak-dengan-barang-di-rumah-untuk-latihan-menulis/

No Comments

Tinggalkan Komentar