Info
Sunday, 16 Jun 2024
  • Telah dibuka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2023 / 2024 untuk TK dan SD Yaa Bunayya Islamic School, untuk info lebih lanjut silahkan hubungi kontak pada website.

Mengenal Oppositional Defiant Disorder (ODD)

Wednesday, 16 February 2022 Oleh : admin
Penulis : Adelia Intan Rahmaniar
(Guru TK YBIS)
   

ODD atau Oppositional Defiant Disorder adalah gangguan perilaku yang sering muncul di masa kanak-kanak dengan gejala berupa mudah marah dan tersinggung. Penderita ODD juga kerap menunjukkan sikap membangkang dan mendendam.

ODD lebih dari sekadar tantrum yang normal terlihat pada anak-anak. Tantrum timbul sebagai respons ketika keinginan anak tidak terpenuhi. Biasanya, tantrum muncul di usia 1–1,5 tahun, kemudian memburuk di usia 2–3 tahun, dan mereda pada usia 4 tahun

Sedangkan ODD biasanya muncul di usia 68 tahun, tetapi bisa berlangsung sampai remaja bahkan dewasa. Gejala yang ditunjukkan juga lebih agresif dan lebih sering muncul dibanding tantrum, sehingga menimbulkan dampak negatif pada keseharian penderitanya.

Jika kondisi ini tidak diatasi, akan menyebabkan kelainan perilaku pada Anak yang lebih serius dan permanen, seperti ditandai dengan sifat melanggar hukum yang agresif dan perilaku kasar. 

Tentunya hal tersebut ingin sebisa mungkin dikendalikan oleh orang tua, agar tidak mengarah kepada perilaku yang merugikan. 

Untuk beberapa orang tua baru, mungkin ODD dianggap wajar karena kematangan anak yang belum cukup untuk memahami tindakan yang boleh atau tidak boleh dilakukan. Apabila hal ini dibiarkan berlarut dan baru di kendalikan saat anak tumbuh dewasa, kemungkin untuk penyembuhan akan lebih sulit. Untuk itu Ada baiknya untuk mengenal lebih jauh mengenai ODD.

Tanda-tanda & gejala ODD

Gejala-gejala umum dari ODD adalah 

  • Mudah marah 
  • Terganggu atau kesal 
  • Sering mengamuk 
  • Membantah orang yang lebih tua, terutama orang-orang dengan otoritas dan tinggal dekat dengan anak seperti orang tua 
  • Menolak untuk mengikuti peraturan
  • Sengaja mengganggu atau membuat orang lain marah, atau mudah kesal terhadap orang lain 
  • Memiliki kepercayaan diri yang rendah 
  • Mudah frustrasi 
  • Menyalahkan orang lain atas kejadian atau perbuatan buruk 
  • Menolak untuk mengikuti permintaan atau aturan.
  • Menyalahkan orang untuk kesalahan sendiri 
  • Pendendam dan suka membalas dendam 
  • Berkata-kata kasar 
  • Mengatakan hal-hal yang jahat saat marah.

Kapan harus konsultasi ke dokter?

Pada tahap awal, komunikasi yang baik dan tidak menyudutkan dapat diterapkan pada anak yang terlihat memiliki gejala diatas.

Jika anak tidak membaik atau memburuk kondisinya, ada baiknya untuk berkonsultasi dengan psikolog anak untuk penanganan profesional. 

Apa penyebab Oppositional Defiant Disorder ?

Penyebabnya tidak diketahui secara jelas, namun para peneliti mempercayai bahwa faktor biologis, genetik, dan lingkungan dapat berperan dalam memicu munculnya gangguan ini. 

Masalah pada Neurotransmiter anak dapat menjadi penyebab gangguan juga. Walau tidak ditemukan sejarah anggota keluarga yang memiliki ODD, kemungkinan anak menderita ODD juga masih ada.

Penanganan ODD

Penanganan ODD tergantung pada usia, tingkat keparahan, dan kemampuan pasien dalam mengikuti terapi. Terapi bisa berlangsung selama beberapa bulan atau bisa lebih, dengan melibatkan orang tua atau keluarga.

Psikiater biasanya akan menggabungkan beberapa jenis terapi untuk menangani pasien ODD, seperti:

  • Terapi perilaku kognitif, untuk memperbaiki pola pikir dan tingkah laku pasien, serta meningkatkan kemampuannya dalam berkomunikasi dan memecahkan masalah
  • Terapi interaksi orang tua dan anak, untuk mengajarkan orang tua cara yang baik dalam mengasuh dan berinteraksi dengan anak
  • Terapi keluarga, untuk memperbaiki hubungan dan komunikasi antar anggota keluarga
  • Terapi kemampuan bersosialisasi, untuk meningkatkan kemampuan pasien dalam berinteraksi dengan orang lain

Agar terapi dapat memberikan hasil yang lebih efektif, orang tua dapat melakukan cara-cara berikut:

  • Memberi contoh perilaku yang baik pada anak
  • Menghindari hal-hal yang bisa memicu perdebatan dengan anak
  • Memuji perilaku positif anak, misalnya ketika ia merapikan mainannya
  • Memberi hukuman yang wajar pada anak, seperti mengurangi uang jajannya, jika ia melakukan perilaku yang tidak baik
  • Meluangkan waktu khusus secara konsisten untuk bersama dengan anak
  • Membangun kerja sama dengan keluarga atau guru di sekolah untuk mendidik anak agar disiplin

Pencegahan ODD

Cara mendidik anak yang tepat dan penanganan yang dilakukan sejak dini dapat membantu memperbaiki perilaku anak dan mencegah ODD bertambah buruk.

Selain itu, penting untuk membuat rumah menjadi tempat mengenyam pendidikan dan mendapatkan asuhan yang nyaman, disertai keseimbangan antara kasih sayang dan kedisiplinan. Hal tersebut dapat mengurangi gejala dan mencegah kambuhnya gejala ODD.

Sumber :
“ODD (Oppositional Defiant Disorder)”. Alo dokter. https://www.alodokter.com/odd

“Kenali Gangguan ODD (Oppositional Defiant Disorder) pada Anak”. Honest docs. https://www.honestdocs.id/kenali-gangguan-odd-pada-anak

No Comments

Tinggalkan Komentar