Info
Thursday, 18 Jul 2024
  • Telah dibuka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2023 / 2024 untuk TK dan SD Yaa Bunayya Islamic School, untuk info lebih lanjut silahkan hubungi kontak pada website.

Melatih Tanggung Jawab pada Anak

Saturday, 9 September 2023 Oleh : admin

Penulis : Adelia Intan Rahmaniar, S.I.Kom
(Guru TK YBIS Sako)

Tanggung jawab adalah kesiapan menanggung segala risiko atas perbuatan sendiri. Tanggung jawab terbentuk seiring dengan pertumbuhan dan perkembangan anak.

Manfaat tanggung jawab diantara nya membuat anak dapat menyelesaikan tugas dengan baik hingga selesai, tanggung jawab akan membuat seseorang lebih berhati-hati pada tugasnya, dan membuat seseorang merencanakan pekerjaan nya dengan matang.

Melatih tanggung jawab sedini mungkin pada anak ternyata penting, tanggung jawab akan membuat anak siap menghadapi dunia luar dengan situasi apapun. Lalu bagaimana memulai melatih tanggung jawab pada anak?

  • Ummi dapat memulai saat anak bangun tidur dengan meminta tolong untuk rutin merapikan Mainan atau Tempat Tidur

Kebiasaan positif yang ditanamkan saat kecil ini akan terpatri hingga anak dewasa. Jadi kelak anak tidak akan terlalu bergantung kepada orang lain untuk tugas dan kewajiban yang harus diselesaikannya sendiri.

  • Buat anak terlibat pada Pekerjaan Rumah Tangga

Melibatkan si kecil dalam setiap pekerjaan domestik sepertimenyapu halaman, mencuci piring kotor, berkebun, memberi makan hewan peliharaan adalah cara yang bisa dicoba untuk mengajarkan anak bertanggung jawab.

Kebiasaan ini akan membuat anak mengerti bahwa dirinya memiliki tanggung jawab yang harus diselesaikan. Namun, tetap sesuaikan porsinya dengan usia anak ya, Ummi. Hindari terlalu banyak memberi tugas pada anak karena tujuan utamanya hanya bermain dan belajar.

  • Minta Anak Menghabiskan Makanannya

Dengan meminta anak untuk menghabiskan makanan di piringnya. Jika si kecil mengambil makanan sendiri, minta mereka untuk menyelesaikan makannya sampai habis.

Berikan pengertian bagaimana makanan diproses, misalnya bagaimana sayur ditanam sampai bisa berada di atas piring si kecil. Cara ini akan membuat anak belajar bertanggung jawab dan lebih menghargai apa yang dimakannya.

  • Buat Peraturan di Rumah

Menetapkan aturan-aturan sederhana dan konsekuensinya akan melatih anak untuk lebih aware dengan tanggung jawabnya masing-masing. Namun, hati-hati jangan lepas kendali sampai marah-marah apabila anak belum bisa sepenuhnya mematuhi peraturan yang Ibu buat, ya. Berikan pengertian kepadanya pelan-pelan sampai anak terbiasa.

  • Libatkan Anak Saat Mengasuh Adik

Libatkan sang kakak saat mengasuh adik juga merupakan bentuk penanaman rasa tanggung jawab pada anak, lho. Cara ini tidak cuma membuat anak merasa bisa diandalkan, tapi juga menumbuhkan rasa sayang antarsaudara. Jangan ragu untuk meminta si kakak untuk membantu menyiapkan popok, menemani adik bermain saat Ibu sedang bekerja, menyuapi adik makan, dan melakukan tugas-tugas sederhana lainnya.

  • Memelihara Binatang

Ajak anak untuk merawat binatang kesayangannya; memandikan, memberinya makan dan minum, membersihkan kandang, dan lain-lain. Cara ini akan membuat anak belajar bertanggung jawab atas tugas yang diembannya.

  • Buat Jadwal Rutinitas

Ummi bisa mencoba membuat jadwal kegiatan sehari-hari dan minta si kecil untuk mematuhinya. Misalnya pukul 06.00 pagi anak sudah harus bangun, pukul 13.00 siang untuk tidur siang, dan pukul 20.00 untuk istirahat malam. Menyusun rutinitas akan membuat anak lebih disiplin dalam mengatur waktunya. Dan kebiasaan ini akan sangat bermanfaat ketika anak sudah memasuki usia sekolah.

Biasakan anak dapat menepati janji sesuai waktu yang ditentukan, misal jadwal nya bermain. Ummi bisa menyampaikan kepada anak dampak positif saat anak menepati waktu dan apa apa saja dampak negatif saat anak tidak tepat waktu.

  • Membuang Sampah di Tempatnya

Ajari anak untuk selalu membuang sampah di tempatnya. Selain menanamkan sikap disiplin, meleatih anak membuang sampah pada tempatnya bisa membuat anak bertanggung jawab pada kebersihan pada lingkungan nya, melatih anak mencintai dan menjaga lingkungan nya.

Lalu, banyak hal-hal lain yang dapat melatih anak bertanggung jawab seperti

  • Mendukung anak menghadapi masa sulit

Berdiskusi dengan anak tentang masalah yang dihadapinya serta berikan beberapa alternatif pemecahannya.

Namun tetap diingat ya Ummi, membiarkan anak menghadapi masa sulit dengan yang tidak berlebihan dan sesuai usia nya. Anak juga perlu teladan dari Orang Tua agar mereka dapat mencontoh.

  • Membiarkan anak membuat keputusan

Terutama bagi anak laki-laki yang saat dewasa akan menjadi pemimpin. Melatih anak membuat keputusan yang sudah dipilih dan menerima resiko atau konsekuensi adalah salah satu cara membangun tanggung jawab pada anak seperti memilih pakaian yang akan ia pakai untuk pergi bersama Ummi dan Abi, memilih hanya satu snack untuk dibeli.

  • Membiasakan anak menerima konsekuensi dan belajar dari kegagalan

Jika berlebih konsumsi makanan manis tanpa perawatan lebih lanjut akan mengakibatkan gangguan Kesehatan pada anak, kesiangan dan terlambat sampai disekolah akan tertinggal pelajaran, atau saat berlari tanpa memerdulikan lingkungan sekitar maka anak akan merasakan bahaya seperti terjatuh, terinjak sesuatu, bahkan menabrak.

Perlu nya orang tua menjelaskan perbuatan bahkan perkataan akan memiliki konsekuensi nya. menjelaskan bahwa harapan kadang tidak sejalan lurus dengan kenyataan nya. Ummi dapat menjelaskan kepada anak bahwa setiap Langkah yang dilakukan telah Allah tetapkan. Orang tua dapat mendukung anak untuk lebih bersabar jika mendapat konsekuensi yang buruk serta melatih anak untuk bersyukur jika mendapat kenikmatan. Tetap tanamkan kepada anak bahwa setiap hasil yang dirasakan adalah ketetapan dari Allah ta’aala. Ummi dan Abi dapat mendukung anak untuk selalu meminta pertolongan kepada Allah.

Untuk apa tanggung jawab pada seorang anak?

  1. Melatih Daya Juang Anak

Anak yang sudah dibiasakan mengemban tanggung jawab sejak kecil dipastikan memiliki daya juang yang lebih tinggi dibanding mereka yang biasa dimanja orang tuanya. Tanggung jawab akan melahirkan motivasi internal yang mendorong anak untuk berusaha menyelesaikan tugasnya sendiri.

  1. Mengasah Problem Solving

Saat mengajarkan tanggung jawab kepada anak, secara tidak langsung Ibu juga sedang mengasah kemampuan problem solving mereka. Contohnya anak tidak sengaja merusak mainan temannya. Maka bentuk penyelesaian (tanggung jawab) yang harus dilakukan anak adalah dengan memperbaiki mainan tersebut.

  1. Mengajarkan Konsekuensi

Anak perlu diberi pemahaman bahwa tindakan sekecil apa pun yang ia lakukan mempunyai konsekuensi yang tidak boleh disepelekan. Misalnya ketika anak menolak membereskan mainannya, konsekuensi yang harus ditanggungnya adalah mainan bisa hilang atau rusak.

  1. Melatih Anak Bersikap Dewasa

Mengajarkan tanggung jawab ke anak juga sama artinya dengan melatih mereka bersikap dewasa. Sikap dewasa akan membantu anak dapat berjuang dalam menghadapi dunia luar. Tak lupa ajak anak untuk selalu meminta pertolongan kepada Allah agar anak selalu berada dibawah Lindungan-Nya. Memberi pengertian soal tanggung jawab dan konsekuensi akan membuat anak lebih berhati-hati dalam bersikap maupun berbicara.

Sumber:

Kristal. “Lakukan Cara Ini Untuk Mengajarkan Tanggung Jawab Pada Anak”. https://www.ibupedia.com/artikel/balita/lakukan-cara-ini-untuk-mengajarkan-tanggung-jawab-pada-anak. Diakses pada 7 September 2023 pukul 05.50

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2016. “Mengembangkan Tanggung Jawab Pada Anak”. https://repositori.kemdikbud.go.id/9717/1/17.1.17%20Memgembangkna%20Tanggung%20Jawab.pdf . Diakses pada 7 September pukul 05.50

No Comments

Tinggalkan Komentar