Info
Sunday, 16 Jun 2024
  • Telah dibuka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2023 / 2024 untuk TK dan SD Yaa Bunayya Islamic School, untuk info lebih lanjut silahkan hubungi kontak pada website.

Dampak Junk Food Bagi Kesehatan

Tuesday, 16 January 2024 Oleh : admin

Penulis : Lukluul Magnun, S.Kom
(Staf Administrasi TK YBIS Sekip)

Junk Food disebut makanan instan atau makanan cepat saji yang kini telah berkembang pesat di persaingan perusahaan makanan di Indonesia. Makanan cepat saji dinilai sebagian orang lebih efektif terhadap waktu dan mudah ditemukan. Tak hanya itu saja, makanan cepat saji juga memiliki cita rasa yang lezat ditambah lagi harganya yang terjangkau.

Makanan cepat saji sudah lama mengundang kontroversi di negara kita karena terungkapnya beberapa dampak buruk yang ia miliki. Dampak buruk itu disebabkan oleh kandungan zat-zat berbahaya di dalam makanan instan seperti lilin yang ada pada mie instan. Tak berhenti disitu, nyatanya di dalam makanan cepat saji terkandung bahan pengawet dan penyedap yang kini disebut micin.

Fenomena kata micin kini mendadak kerap digunakan para remaja hingga dewasa bila seseorang mengalami hal-hal yang kurang normal. Maksud dari hal kurang normal itu seperti seseorang yang telat berpikir, lama menjawab bila diajak bicara dan lain sebagainya. Tak dielakkan, makanan cepat saji memang mengandung zat berbahaya seperti yang telah diungkapkan di atas.

Maka bila Anda termasuk ke dalam orang yang hobi mengkonsumsi makanan cepat saja, kurangilah hal itu dan mulai sayangi tubuh serta diri Anda sendiri. Perlu diketahui bahwa salah satu kandungan di dalam makanan instan yaitu lilin sulit dicerna tubuh. Lilin itu menghancurkan prinsip kerja sistem pencernaan tubuh sehingga makanan yang mengandung lilin akan dicerna dengan waktu minimal dua hari.

Dampak dari seringnya mengonsumsi junk food dapat mengakibatkan peningkatan lemak badan tidak seimbang, sehingga bisa terjadi penuaan dini, peningkatan penyakit degeneratif seperti diabetes mellitus, hipertensi, penyakit jantung koroner dan kanker.

Resiko yang dapat disebabkan oleh seringnya konsumsi Junk Food

  1. Meningkatkan resiko penyakit pencernaan; Junk Food mengandung minyak serta pedas yang dapat meningkatkan kadar keasaman pada lambung yang kemudian menyebabkan iritasi selain itu junk food dapat meningkatkan resiko terkena gastroesophageal reflux disease (GERD), dan irritable bowel syndrome (IBS); keluhan pada pencernaan, yang bisa berupa sakit luar biasa di perut, perut kembung; dan bersifat kambuhan.
  2. Meningkatkan risiko penyakit jantung: Juk Food dapat meningkatkan kadar kolesterol dan trigliserida dalam darah yang merupakan faktor utama penyebab penyakit jantung. Selain itu, lemak tinggi yang tidak terurai dapat menyebabkan obesitas, yang merupakan salah satu faktor risiko terhadap serangan jantung.
  3. Meningkatkan resiko terkena penyakit ginjal: Junk food umumnya memilki kandungan garam dan bumbu perasa yang tinggi sehinga dapat meningkatkan tekanan darah dan selanjutnya memengaruhi fungsi ginjal.
  4. Meningkatkan resiko kerusakan hati: Junk food mengandung lemak tinggi yang dapat menyebabkan pengendapan lemak di hati, terakumulasi, yang selanjutnya dapat menyebabkan gangguan fungsi hati.
  5. Meningkatkan resiko terhadap Diabetes tipe 2; Konsumsi junk food, menyebabkan “kerja berat” pada sistem metabolisme dan hal ini dapat mengurangi sensitifitas insulin serta memengaruhi kemampuan tubuh untuk menggunakan insulin dengan benar.
  6. Meningkatkan risiko terkena kanker; terlalu banyak mengonsumsi makanan junk food yang tinggi gula dan  lemak dapat meningkatkan resiko terkena kanker kolorektal.

Untuk mengimbangi konsumsi junk food atau fast food, maka sebaiknya  langsung makan buah dan sayuran agar asupan gizi dalam tubuh dapat terpenuhii dengan baik.

Tips dalam mengkonsumsi Junk Food :

  • Kurangi porsi makanan junk food.
  • Seimbangkan asupan nutrisi setelah makan junk food.
  • Konsumsi sayuran atau buah setelah mengkonsumsi junk food atau fast food.
  • Upayakan untuk konsumsi buah dan sayur dalam keadaan segar.
  • Hindari minuman beralkohol dan merokok.

Selain mengimbangi dengan makan sayuran dan buah buahan, bisa dibantu juga dengan penambahan asupan suplemen vitamin yang memadai (tidak berlebihan), dan perbanyak minum air putih.

Source :

krakataumedia.com. Pengaruh Makanan Junk Food Bagi Kesehatan. Diakses pada 10 November 2023, dari https://krakataumedika.com/info-media/artikel/pengaruh-makanan-junk-food-bagi-kesehatan

dinkes.deliserdangkab.go.id. Dampak Buruk Jung Food Untuk Kesehatan Tubuh. Diakses pada 10 November 2023, dari https://dinkes.deliserdangkab.go.id/dampak-buruk-junk-food-untuk-kesehatan-tubuh.html

 

 

No Comments

Tinggalkan Komentar